Serangan Bom Terjadi di Afganistan, 3 Personel Keamanan Menjadi Korban

Bom Mobil Kembali Terjadi di Afghanistan, Sedikitnya 30 Anggota Pasukan  Keamanan Tewas - Global Liputan6.com

Lorettanapoleoni.org – Sebuah bom mobil meledak di ibu kota Afghanistan, Kabul, pada Minggu (4/4/2021).

Pengeboman tersebut menewaskan sedikitnya tiga personel keamanan Afghanistan dan melukaui 12 orang.

Juru bicara kepolisian Kabul Ferdaws Faramarz mengonfirmasi jumlah korban dalam pengeboman di distrik Paghman, Kabul, tersebut. Namun, dia menambahkan bahwa jumlah korban bisa meningkat sebagaimana dilansir Reuters.

Dalam sebuah pernyataan, kelompok teroris Taliban mengeklaim bahwa 45 personel pasukan keamanan Afghanistan yang tewas atau terluka dalam ledakan itu.

Taliban juga mengeluarkan peringatan untuk menghentikan serangan udara lanjutan di sejumlah wilayah Afghanistan.

Kelompok itu menambahkan, serangan udara tersebut melanggar kesepakatan antara Taliban dan Amerika Serikat (AS).

Kesepakatan yang dimaksud adalah rencana penarikan pasukan asing dari Afghanistan pada 1 Mei dengan imbalan jaminan perdamaian dari Taliban dan pembicaraan damai dengan pemerintah Afghanistan.

Pengeboman tersebut terjadi ketika Washington berupaya ikut terjun ke dalam pembicaraan damai antara Taliban dan Afghanistan yang bergerak lambat.

Mereka telah mengusulkan diadakannya konferensi di Turki akhir bulan ini dan pembentukan pemerintahan sementara untuk menyertakan perwakilan Taliban.

Pihak Barat berseru kepada Taliban untuk sesegera mungkin melakukan gencatan senjata.

Mereka mengatakan, memenuhi batas waktu penarikan pasukan pada 1 Mei akan sulit jika tingkat kekerasan di Afghanistan tidak turun. Bulan lalu, Taliban mengancam akan melanjutkan permusuhan terhadap pasukan asing di Afghanistan jika mereka tidak memenuhi batas waktu penarikan.

Leave a Reply