Pemerintah Arab Saudi Izinkan Umrah Satu Kali Selama Ramadhan

Jelang Ramadan, Arab Saudi Tingkatkan Kapasitas Masjidil Haram untuk Umrah  - Ramadan Liputan6.com

Lorettanapoleoni.org – Pemerintah Arab Saudi mengumumkan bahwa jemaah hanya akan diberikan izin melakukan umrah satu kali selama bulan suci Ramadhan.

“Namun, jemaah dapat memperoleh izin untuk melakukan semua salat wajib lima waktu di Masjidil Haram di Makkah setiap hari sepanjang bulan puasa,” kata Kementerian Haji dan Umrah Saudi dalam sebuah pernyataan di akun Twitter-nya.

Dalam aplikasi Eatmarna dari kementerian mengungkapkan, jemaah haji yang memperoleh izin umrah, tidak dapat mengajukan izin umrah lagi sebelum izin pertama berakhir.

Para peziarah juga dapat mengajukan izin melaksanakan salat wajib di Masjidil Haram. Jemaah akan diberikan izin salat lima waktu selama satu hari. Izin yang dikeluarkan tidak bisa lebih dari satu hari.

Para jemaah dapat mengajukan permohonan izin untuk hari kedua setelah izin hari pertama berakhir. Izin yang dikeluarkan untuk salat Isya termasuk pelaksanaan salat tarawih.

Pemerintah Arab Saudi pun telah meminta agar salar tarawih di Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah dipersingkat selama bulan suci.

Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais, Kepala Presidensi Urusan Dua Masjid Suci, mengatakan salat tarawih akan dipersingkat menjadi 10 rakaat dari 20 rakaat untuk mencegah penularan COVID-19.

Selain itu, protokol kesehatan lainnya juga diterapkan yakni pemerintah Saudi mengizinkan pelaksanaan umrah dan salat di Dua Masjid Suci selama bulan suci tetapi menangguhkan ritual iktikaf dan makan buka puasa di masjid suci.

Selama bulan suci, kapasitas Masjidil Haram akan ditingkatkan untuk menampung 50.000 jemaah umrah yang divaksinasi dan 100.000 jemaah.

Leave a Reply