Indonesia Menempati Urutan ke-15 Dunia Dalam Melakukan Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Siap-siap! Vaksinasi Covid-19 Masyarakat Umum Setelah April 2021 - Kabar24  Bisnis.com

Lorettanapoleoni.org –

Indonesia tengah melaksanakan vaksinasi COVID-19 secara bertahap. Pemerintah pun telah menargetkan 181,5 juta penduduk selesai divaksin pada akhir 2021. Target besar itu dibuat untuk mempercepat datangnya herd immunity komunal.

“Targetnya akhir tahun ini semua bisa divaksinasi. Rate vaksinasi jadi penting, sekarang 160 ribuan ditarget berikutnya naik 500 ribu, dan berikutnya 1 juta per hari,” kata Airlangga dalam Rakornas BNPB Setahun Melewati Pandemi COVID-19, yang ditayangkan virtual di YouTube BNPB, Selasa (9/3).

Pemerintah sendiri melaksanakan vaksinasi pertama sejak 2 Februari 2021. Berdasarkan data kemenkes, dosis pertama di pekan pertama pelaksanaan vaksinasi ada di angka 10 ribu per hari. Namun pada 9 Maret 2021, dosis pertama yang diberikan melonjak menjadi 200 ribu per hari.

Sementara itu, Indonesia kini menempati urutan ke-15 dunia dalam jumlah pemberian vaksin COVID-19 dosis pertama. Jumlah dosis pertama yang diberikan per 7 Maret 2021 mencapai 2,89 juta.
Urutan ini dibuat oleh ourworldindata.org, sebuah situs data dunia yang dikerjakan oleh peneliti Universitas Oxford dan organisasi nonprofit bernama Global Change Data Lab.

1. AS2. Inggris3. India4. Brazil5. Turki6. Rusia7. Israel8. Jerman9. Chille10. Maroko15. Indonesia58.87 Juta22.21 Juta17.238.14 Juta7.52 Juta5.13 Juta4.96 Juta4.92 Juta4.05 Juta3.91 Juta2.89 Juta

Dalam grafik itu, Amerika Serikat (AS) menjadi negara yang paling banyak melaksanakan vaksinasi dosis pertama, yaitu 58,87 juta. Disusul oleh Inggris yang sudah melakukan vaksinasi kepada 22,21 juta warganya.

Meski demikian, jumlah penduduk yang divaksin pada dosis pertama belum dapat menggambarkan situasi vaksinasi di negara tersebut. Itu karena, jumlah penduduk di setiap negara berbeda-beda. Oleh sebab itu, hal yang diperlukan adalah melihat persentase populasi yang menerima vaksin dosis pertama.

Datanya dapat dilihat dalam grafik di bawah ini.

1. Gibraltar2. Seychelles3. Israel4. Kepulauan Falkland5. UEA6. England7. Inggris (Britania Raya)8. Skotlandia9. Wales10. Irlandia Utara79. Indonesia83.50%58.10%57.30%49.70%35.20%33.50%32.70%32.20%31.60%30.80%1.10%

Berdasarkan grafik itu, Indonesia ada di urutan ke-175 dengan persentase 1,10 persen. Artinya, baru 1,10 persen orang yang divaksin dosis pertama dari target 181,5 juta penduduk.

Sementara itu, Gibraltar menjadi negara dengan persentase vaksinasi dosis pertama terbesar, yaitu mencapai 83,50 persen. Negara seluas 6,8 km persegi itu menargetkan 40 ribu penduduk untuk divaksin.
Lalu, bagaimana dengan data vaksinasi hingga dosis kedua?

Masih menurut ourworldindata.org, AS menjadi negara dengan jumlah vaksinasi dosis kedua terbanyak. Sudah ada 30,69 juta warga AS yang selesai divaksin dan siap menuju herd immunity.
Indonesia sendiri ada di urutan ke-12. Jumlah orang yang selesai divaksin hingga dosis kedua mencapai 1,13 juta.

1. AS2. Israel3. India4. Brazil5. Jerman6. Turki7. Perancis8. Italia9. Rusia10. Polandia11. Spanyol12. Indonesia30.69 Juta3.79 Juta3.76 Juta2.69 Juta2.41 Juta2.39 Juta1.92 Juta1.53 Juta1.53 Juta1.42 Juta1.34 Juta1.13 Juta

Sementara itu, negara dengan persentase populasi yang selesai menerima vaksin hingga dosis kedua terbanyak kembali ditempati Gibraltar. Sudah ada 46,20 persen warga Gibraltar yang selesai divaksin.Lalu bagaimana dengan Indonesia?Indonesia menempati urutan ke-59. Baru ada 0,4 persen penduduk yang rampung divaksin hingga dosis kedua.

1. Gibraltar2. Israel3. Seychelles4. Bermuda5. Kepulauan Cayman6. Bahrain7. Isle of Man8. AS9. Serbia10. Kepulauan Faeroe59. Indonesia46.20%43.80%25%13.90%13.50%10.50%10.50%9.20%9.10%7.50%0.4%

Kini pertanyaannya, apakah target pemerintah melaksanakan vaksinasi ke 181,5 juta penduduk dapat selesai akhir tahun ini?

Leave a Reply