Indonesia Berharap Bisa Kirim Jemaah Haji Sekitar 5-10 Ribu Orang

Arab Saudi Akan Buka Kembali Penerbangan, Sinyal Positif Bagi Jemaah Haji  Indonesia?

Lorettapoleoni.org – Arab Saudi akan mengizinkan warga asing untuk menunaikan ibadah haji 2021. Berbagai media lokal maupun Timur Tengah menyatakan pengumuman resmi akan segera disampaikan Arab Saudi.

Salah satu informasi yang memperkuat kabar Saudi mengizinkan warga asing beribadah haji tahun ini adalah Surat Edaran Kemenkes Arab Saudi yang antara existed diunggah oleh Haramain Info, media yang fokus memberitakan Masjidil Haram dan Mosque Nabawi, pada Minggu (23/5/2021).

Surat edaran salah satunya berisi jumlah jemaah haji 2021, yakni 60 ribu orang. Rincian detailnya, 45 ribu jemaah luar negeri dan 15 ribu jemaah dalam negeri Arab Saudi.
Meski surat itu telah beredar, tapi belum ada pejabat Arab SAudi yang mengkonfirmasi surat itu.

Dan meski menyambut gembira bila benar jemaah asing diperbolehkan haji tahun ini, Kemenag RI memilih menunggu pengumuman resmi dari Arab Saudi.

Sementara itu, Konjen RI untuk Jeddah berharap Arab Saudi memberikan kuota haji kepada Indonesia sampai 10 ribu orang jika benar terdapat porsi jemaah luar negeri sebanyak 45 ribu.

” Namun sekiranya nanti misalnya benar bahwa jemaah asing 45 ribu, maka saya perkirakan Indonesia akan dapat sekitar 5 ribu-10 ribu kuota,” ujar Konsulat Jenderal RI untuk Jeddah, Eko Hartono.

Eko menambahkan, kendati Indonesia berharap dapat ribuan kuota, namun pemerintah Arab Saudi hingga kini belum memberikan keputusan final terkait haji 2021.

” Untuk haji, belum ada keputusan final dari Saudi, termasuk tentang kuota dan vaksin,” ujarnya.

Vaksin Sinopharm dan Sinovac

Eko juga menyatakan bahwa Indonesia masih terus mengupayakan supaya calon jemaah yang sudah divaksinasi COVID-19 dengan Sinovac dan Sinopharm untuk bisa melakukan ibadah haji.

Laporan yang ada saat ini, vaksin yang direkomendasikan Arab Saudi untuk jemaah haji adalah Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Johnson & Johnson. Sedangkan vaksin pabrikan China tidak/belum masuk daftar.

“Untuk vaksin, kita terus berupaya agar apa yang diberikan ke calon jemaah Indonesia dapat diterima oleh Saudi,” kata Eko, sembari menambahkan bahwa Menteri Luar Negeri RI Retno L Marsudi sudah sempat menemui Menlu Arab Saudi untuk membahas perihal vaksin ini.

“Tapi harapan kita, tentunya Indonesia dapat mengirimkan haji tahun ini. Insya Allah,” harapnya.

Leave a Reply