Category Archives: Peristiwa

Mengidap Kelainan yang Langka Wanita di India Mengeluarkan Darah dari Mata Saat Menstruasi

Wanita di India Menangis Darah Selama Menstruasi, Terungkap Pemicunya

Lorettanapoleoni.org – Sebuah kondisi aneh dialami seorang wanita, yakni keluar darah dari matanya saat waktu tertentu.Dokter India melaporkan kasus kelainan langka yang dialami seorang wanita berusia 25 tahun yang mengeluarkan darah dari matanya selama menstruasi.

Haemolacria, kondisi yang menyebabkan orang menangis darah, sangat jarang terjadi.

Tetapi dokter menyebut kasus seorang wanita dengan kondisi serupa, tetapi bahkan lebih jarang yang disebut ocular vicarious menstruation.

Seperti namanya, hal itu menyebabkan penderita wanita mengeluarkan darah dari matanya, tetapi hanya selama periode menstruasi bulanan.

Wanita berusia 25 tahun, yang namanya tidak diungkapkan karena alasan privasi, mengunjungi ruang gawat darurat di sebuah rumah sakit di Chandigarh, mengeluh tentang tangisan darah.

Semua tesnya normal, dan hanya setelah wanita itu mengungkapkan bahwa hal yang sama telah terjadi sekitar waktu yang sama pada bulan sebelumnya, dokter membuat kaitannya dengan menstruasi.

“Estrogen dan progesteron dapat meningkatkan permeabilitas kapiler yang mengakibatkan hiperemia, kemacetan, dan perdarahan sekunder dari jaringan ekstrauterin,” tulis penulis studi yang mendokumentasikan kasus wanita tersebut.

Setelah didiagnosis, wanita tersebut dirawat dengan kontrasepsi oral yang mengandung kombinasi estrogen dan progesteron.

Setelah tiga bulan tindak lanjut dia melaporkan bahwa perdarahan mata sudah tidak terjadi lagi.

Tentara China di Siagakan Dekat Perbatasan Myanmar Demi Melindungi Pipa Gas Alam

Militer China Latihan Perang di Perbatasan Myanmar - Kabar24 Bisnis.com

Lorettanapoleoni.org – Beberapa sumber melaporkan bahwa Beijing menyiagakan pasukannya di perbatasan Myanmar-China. Sumber tersebut mengatakan, pasukan China berkumpul di Jiegao yang berseberangan dengan kota Muse di Negara Bagian Shan, Myanmar.

Melansir The Irrawaddy, Kamis (1/4/2021), China telah mengirim sejumlah pasukan dan truk militernya ke wilayah itu beberapa hari sebelumnya. Sumber dari kelompok etnik bersenjata mengatakan, China mengirim sinyal peringatan ke Myanmar.

TVBS News di Taiwan melaporkan, pasukan China ada di sana untuk melindungi pipa gas alam. Namun saluran televisi tersebut tidak memerinci laporannya. Pada awal Maret, China meminta junta militer Myanmar untuk melindungi pipa minyak dan gas yang mengalir ke negara tersebut.

Permintaan itu diutarakan setelah munculnya sentimen anti-China dan pengunjuk rasa mengancam akan meledakkan pipa tersebut. Proyek saluran pipa kembar sepanjang 800 kilometer ini membentang dari Kyaukphyu di Negara Bagian Rakhine melewati wilayah Magwe, Mandalay, dan Negara Bagian Shan lalu berakhir di China.

“Negeri Panda” sendiri berkeras bahwa perebutan kekuasaan yang dilakukan militer Myanmar adalah urusan internal. China selalu menegaskan hal itu di forum internasional termasuk di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan di Dewan Hak Asasi Manusia PBB.

Pada Februari, Kedutaan Besar China di Yangon menghadapi aksi demonstrasi yang berlangsung hampir setiap hari. Para demonstran menuntut Beijing menghentikan dukungan untuk militer Myanmar. Sentimen anti-China juga tumbuh di Myanmar, termasuk memboikot produk China.

Pada Senin (29/3/2021), tiga kelompok etnik bersenjata di Myanmar menyatakan bersedia bergabung dengan seluruh kelompok etnik untuk memerangi junta militer.

Ketiga kelompok etnik bersenjata tersebut adalah Arakan Army (AA), Tentara Aliansi Demokratik Nasional Myanmar (MNDAA), dan Tentara Pembebasan Nasional Ta’ang (TNLA).

Ketiganya membentuk aliansi yang dinamakan Brotherhood Alliance alias Persaudaraan Aliansi. Tiga kelompok etnik bersenjata itu bermarkas di sepanjang perbatasan China. Sedankan AA juga memiliki pasukan besar di Negara Bagian Rakhine utara, berbatasan dengan Bangladesh.

Gejala Ruam Merah dan Perih di Sekujur Tubuh, Efek Samping Langka Vaksin Covid-19 Dialami Pria Ini

Kulit Pria Ini Terkelupas dan Muncul Ruam Merah Setelah Terima Suntikan  Vaksin Covid-19 | Indozone.id

Lorettanapoleoni.org – Pria di Virginia berusia 74 tahun mengalami ruam merah setelah mendapatkan satu suntikan dosis vaksin Covid-19 dari Johnson & Johnson.

Melansir Daily Mail pada Rabu (31/3/2021), efek samping langka yang membuatnya tidak nyaman itu muncul pertama di bawah lengan Richard Terrell membentuk bercak merah, setelah 4 hari vaksinasi Covid-19.

Dengan cepat bercak merah itu menjadi gatal, bengkak, dan menutupi sebagian besar tubuhnya.

“Itu semua terjadi begitu cepat. Kulit saya terkelupas,” kata Terrell kepada WRIC.

Pada 19 Maret, dia memperiksakannya ke ahli dermatologi dan dokter membawanya ke ruang gawat darurat.

Dokter di UGD tersebut memvonis kondisi kulit Terrell memang merupakan efek samping langka yang mengerikan dari vaksin Covid-19, yang disebabkan oleh aktivasi sistem kekebalan yang gila-gilaan.

Reaksi Terrell dilaporkan ke Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Ia dirawat selama 5 hari di rumah sakit, setelah itu pulih dan bisa pulang. Terlepas dari efek samping langka mengerikan yang pernah ia alami, ia tidak menyesali melakukan vaksinasi Covid-19 dan mendorong semua orang untuk mendapatkan vaksinasi mereka.

Efek samping yang dialami Terrell tidak berbeda dengan ruam “lengan Covid-19” yang terlihat pada beberapa penerima vaksin Moderna.

Namun, bercak merah biasanya merupakan respons yang tidak berbahaya dari sistem kekebalan terhadap suntikan yang menghilang dalam sepekan.

Istilah resmi yang digunakan oleh ahli kulit dan ahli alergi untuk menggambarkan efek samping langka tersebut adalah “hipersensitivitas kulit tertunda”.

Hipersensitivitas berarti reaksi yang tidak diinginkan yang dihasilkan oleh sistem kekebalan dan itu tertunda karena biasanya terjadi beberapa hari setelah suntikan diberikan.

Ruam biasanya berwarna merah dan bengkak, yang terkadang terasa perih saat disentuh serta selalu muncul di lengan tempat vaksin diberikan.

Reaksi serupa juga ditemukan pada orang yang pernah menerima vaksin tetanus, vaksin cacar air, dan vaksin MMR (campak, gondok, rubella).

Namun, reaksi Terrell lebih dari ringan, melewati iritasi. Kaki dan tangannya membengkak dengan luar biasa dan berubah menjadi ungu tua yang menyakitkan. “Itu perih, terbakar dan gatal,” kata Terrell kepada WRIC.

“Setiap kali saya menekuk lengan atau kaki saya, seperti bagian dalam lutut saya, itu sangat menyakitkan di mana kulit bengkak dan bergesekan dengan dirinya sendiri.”

Bahkan punggung Terrell mengeluarkan bercak merah. Dia bertahan selama beberapa hari sebelum membuat janji dengan dokter kulit, yang mengirimnya ke ruang gawat darurat, di mana dia segera diterima di Virginia Commonwealth University (VCU).

“Kita tidak melihat indikasi virus, kita tidak melihat indikasi Covid-19, kita memastikan ginjal dan hatinya baik-baik saja, dan akhirnya kita menyimpulkan kondisi itu karena ia menerima vaksin,” ujar Dr Fnu Nutan yang merawat Terrell.

Dokter memperkirakan bahwa Terrell memiliki beberapa sifat genetik langka yang berespons bahan-bahan dalam vaksin Covid-19, yang memicu reaksi tidak terkendalli dan menyakitkan setelah disuntik.

Dr Nutan mengatakan efek samping langka terhadap vaksin Covid-19 memang terjadi pada sebagian orang, yang mana “itu benar-benar rendah”.

Berita Duka dari Adik Sultan HB X, KGPH Hadiwinoto Meninggal Dunia

Adik Sultan HB X, Gusti Hadiwinoto Meninggal Dunia

Lorettanapoleoni.org – Adik Raja Keraton Yogyakarta Sultan HB X, KGPH Hadiwinoto meninggal dunia, Rabu (31/3). Hadiwinoto tutup usia pada pukul 08.30 WIB.

Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Yogyakarta, GKR Condrokirono membenarkan kabar duka ini.

“Iya benar (KGPH Hadiwinoto) meninggal dunia. Tadi pagi sekitar jam 08.30 WIB,” kata putri Sultan HB X ini saat dihubungi.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hernawan mengatakan jika Hadiwinoto meninggal dunia di RSUP Dr Sardjito. Hadiwinoto meninggal dunia karena serangan jantung.

“Saat ini jenazah almarhum masih berada di RSUP Dr Sardjito. Penyebab almarhum meninggal dunia karena serangan jantung,” ungkap Banu.

Hadiwinoto sendiri merupakan adik kandung Sultan HB X. Hadiwinoto merupakan putra Sultan HB IX dengan KRA Widyaningrum (RA Siti Kustina).

Di Keraton Yogyakarta, Hadiwinoto menjabat sebagai Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan Parastra Budaya dan Penghageng Tepas Panitikismo. Salah satu tugas dari Hadiwinoto adalah menangani urusan tanah Keraton Yogyakarta.

Upaya Terus Dilakukan Untuk Evakuasi Kapal Kargo Ever Given yang Terdampar di Terusan Suez

Ada Fakta Baru Terkait Insiden Kapal Ever Given di Terusan Suez, Bukan  Karena Terseret Angin - Tribun Batam

Lorettanapoleoni.org – Tim penyelamat Terusan Suez mengintensifkan penggalian dan pengerukan pada Minggu (28/3) waktu setempat di sekitar kapal kargo MV Ever Given yang tersangkut dan memblokir jalur air tersibuk di dunia ini.

Diberitakan Reuters, upaya ini terkendala batu di bawah haluan kapal. Padahal haluan kapal sempat bergerak sedikit pada Sabtu (29/3).

Otoritas Terusan Suez (Suez Canal Authority/SCA) mengatakan, para penggali terus bekerja memindahkan pasir di tepian kanal dan memperluas pengerukan di dekat haluan kapal hingga kedalaman 18 meter.

Sementara tak dijelaskan progres upaya mengapungkan kembali kapal raksasa itu dengan kapal tunda. Pejabat kanal berharap dapat memanfaatkan air pasang pada Minggu dan Senin (29/3) untuk mengapungkan kembali kapal kargo itu.

Perusahaan manajer teknis kapal, Bernhard Schulte Shipmanagement (BSM), mengatakan, sebuah kapal tunda spesialis dari Belanda telah tiba Minggu malam untuk membantu proses evakuasi.

SCA menjelaskan, operasi dalam meringankan beban kapal belum dimulai. Namun, SCA memastikan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi telah memerintahkan persiapan untuk memungkinkan pemindahan ribuan kontainer yang diangkut kapal kargo milik perusahaan Jepang, Shoei Kisen Kaisha, ini.

Kapal kargo MV Ever Given sepanjang 400 meter macet secara diagonal di bagian selatan kanal akibat angin kencang sejak Selasa (23/3) pagi. Akibatnya lalu lintas pengiriman kargo pada rute Eropa-Asia terganggu.

Setidaknya 369 kapal menunggu untuk transit di kanal, termasuk puluhan kapal kontainer, kapal curah, kapal tanker minyak dan kapal gas alam cair (LNG) atau gas minyak cair (LPG).

Pengirim yang terkena dampak penutupan kemungkinan akan diberi diskon biaya perjalanan Terusan Suez.

Petugas penyelamat dari SCA dan tim perusahaan Belanda, Smit Salvage, menimbang berapa banyak daya tarikan yang dapat digunakan untuk mengevakuasi kapal tanpa risiko kerusakan, dan apakah beberapa kargo perlu dikeluarkan dengan crane untuk meringankan beban.

Sementara para ahli telah memperingatkan proses seperti itu bisa jadi rumit dan panjang.

Sebuah tangki pemberat di haluan telah rusak, sehingga kapal harus diperiksa setelah dievakuasi. SCA mengatakan, pompa pun dikerahkan untuk mengeluarkan air dan penyelam tengah bekerja memperbaiki lubang tersebut.